Maksud judul dari tulisan ini bukanlah telepon yg casingnya berwarna merah,tapi telpon merah yg banyak dibicarakan oleh orang2,bahkan penduduk id.wordpress.com sendiri sedang ribut membahas kasus ini yg jelas2 tak bisa dikategorikan masuk kedalam akal sehat.
Mengapa?!
Maksud dari tulisan ini bukannya saya ingin membuat tulisan ini menjadi top post di WP atau BOTD,tp hanya sekedar membuat 1 tulisan yg bisa dicerna oleh akal sehat.
Coba dipikir,ada apa dengan masyarakat kita?Mengapa mereka begitu sangat percaya dengan issu murahan tentang layar merah yg bisa menyebabkan kematian? Jawabku ialah hanya karna faktor kebodohan manusia.
Bayangkan,bagaimana bisa sebuah handphone tak bernyawa bisa membunuh? Jawaban orang2,”santet” (santet lewat hp?! Gaul amat tu dukun).
Begini saja,kita luruskan kesalahan dari kasus ini.
- Bagaimana bisa sebuah hp memancarkan inframerah secara berlebihan?
Jawak: tak mungkin terjadi,karena frekuensi rata2 inframerah hanya 300 Mhz.
2. Layar berwarna merah ketika santet sedang dikirim.
Jawab: bagaimana jika yg ingin disantet menggunakan hp dengan layar monocrom?Apa
bisa warna layar menjadi merah?
4. Sudah ada yg menjadi korban dari telpon merah,si korban shok dan pingsan.
Jawab: si korban didiaknosa memiliki penyakit pada jantung,alasan si korban pingsan karena korban terkejut mendengar kabar tersebut.
Sebenarnya masih banyak yg perlu diluruskan,tp males ach,gak penting.Lagipula si biang keroknya udah ketahuan siapa.
Himbauan saja pada masyarakat agar tak selalu mempercayai issu yg tak mempunyai kebenarannya.